Terlampaui , 2014 TPK Koja Targetkan 881.152 TEUs

 

 

Posted in Corporate News on Jul 12, 2015

JAKARTA – Sepanjang 2013, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, melayani ekspor impor sebanyak 834.632 twenty foot equivalent unit (TEUs). Artinya, TPK Koja telah berhasil melampaui target yang dibebankan oleh pemegang saham yaitu melayani arus peti kemas sebanyak 833.909 TEUs. Sejak Januari 1997, operasional TPK Koja pe ngelolaan mayoritas dilakukan oleh Indonesia Port Corporation, nama baru PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo II), yaitu 51 persen.

Sisanya oleh Hutchison Port Indonesia. ”Meski 2013 masih tersisa sekitar sepekan lagi, produktivitas bongkat muat kami telah berhasil melampaui target,” kata General Manager TPK Koja Ade Hartono dalam keterangannya di Jakarta, kemarin (25/12). Dia optimistis dalam waktu tersisa sebelum tutup tahun, pihaknya mampu menangani bongkar muat sebanyak 850 ribu TEUs.

Keyakinan itu ditopang oleh data statistik yang menunjukan bahwa rata-rata terjadi pertumbuhan arus peti kemas sebanyak empat persen di TPK Koja. ”Tercapainya target produktivitas di TPK Koja berkat dukungan seluruh karyawan, serta kesetiaan pengguna jasa/shipping line internasional yang menggunakan fasilitas bongkar muat. Saat ini ada 15 shipping line yang menjadi pelanggan di TPK Koja,” ujar Ade. Pada 2014 mendatang, TPK Koja menargetkan melayani 881.152 TEUs.

Dan pada tahun berikutnya bisa menembus satu juta TEUs. Untuk merealisasikan target itu, TPK Koja sudah menginvenstasikan sejumlah peralatan bongkar muat serta fasilitas peralatan pendukung lainnya. Seperti tiga unit rubber tyred gantry crane, satu unit quay container crane (QCC) jenis super post panamax, dan delapan unit head truck serta chasis.

Selain itu juga dilakukan refurbesmen. ”Kami pun melakukan refurbesment terhadap beberapa alat, seperti QCC 6 dilakukan perubahan dari single lift menjadi twinlift,” jelas Ade. Dia melanjutkan, pada 2014 TPK Koja siap mengimplementasikan sistem informasi berbasis teknologi dokumen electronic yakni menerapkan auto gate system yang bakal terkoneksi dengan gate di Jakarta International Container Terminal (JICT).

”Setelah auto gate system di TPK Koja rampung, akan diimplementasikan system joint gate dengan JICT pada 2015,” terangnya. Selain itu, pengoperasian lapangan penumpukan peti kemas baru seluas 3,9 hektare dapat dilaksanakan pada triwulan I/2014, sehingga nantinya kapasitas lapangan penumpukan TPK Koja menjadi 29 hektare. ”Tahun depan gedung kantor baru TPK Koja juga sudah bisa dioperasikan,” ujarnya. (dri)

- See more at: http://www.indopos.co.id/2013/12/terlampaui-2014-tpk-koja-targetkan-881-152-teus.html#sthash.aO54JJns.dpuf